<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutiara Cinta &#187; ego dalam cinta</title>
	<atom:link href="http://wardika.org/tag/ego-dalam-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wardika.org</link>
	<description>Memberikan inspirasi hidup bahagia dengan Cinta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Mar 2012 10:07:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Ego dalam Cinta</title>
		<link>http://wardika.org/2008/06/03/14/03/rahasia-fikiran/ego-dalam-cinta/</link>
		<comments>http://wardika.org/2008/06/03/14/03/rahasia-fikiran/ego-dalam-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 07:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WZoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[Prahara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[ego dalam cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wardika.org/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan cinta memang tidak semulus yang kita inginkan, kadang ada riak-riak kecil yang menggoda. Ibarat air dia akan beriak ketika melewati bebatuan. Ego datang tidak mengetuk pintu, dia tiba-tiba nongol dan mengalahkan cinta. Hanya kesabaran yang bisa menahan dia sehingga tidak menguasai hati. Marah, tersinggung itu wajar tetapi dendam hanya akan menyakiti diri sendiri. Terkadang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://wardika.org/2010/01/26/09/14/kata-mutiara-cinta/keputusan-dalam-hidup/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keputusan dalam Hidup'>Keputusan dalam Hidup</a></li><li><a href='http://wardika.org/2010/07/16/15/44/puisi-cinta/puisi-rindu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: puisi rindu'>puisi rindu</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan cinta memang tidak semulus yang kita inginkan, kadang ada riak-riak kecil yang menggoda. Ibarat air dia akan beriak ketika melewati bebatuan.  Ego datang tidak mengetuk pintu, dia tiba-tiba nongol dan mengalahkan cinta. Hanya kesabaran yang bisa menahan dia sehingga tidak menguasai hati. Marah, tersinggung itu wajar tetapi dendam hanya akan menyakiti diri sendiri. Terkadang mengalah tidak sepenuhnya berlaku ketika egonya terlalu. Untuk hal- hal yang prinsip diam memberikan pelajaran supaya ego tidak semena-mena. Namun jika memang salah maka mengakui kesalahan adalah sebuah keberanian dan kemenangan hati. Bersabar dan biarkan angin dingin meredam lahar kebencian, marah, dan ketersinggungan. Bersikap tenang seperti air dan biarkan fikiran mengalir ke hilir.</p>
<p class="akst_link"><a href="http://wardika.org/?p=12&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_12" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://wardika.org/2010/01/26/09/14/kata-mutiara-cinta/keputusan-dalam-hidup/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keputusan dalam Hidup'>Keputusan dalam Hidup</a></li><li><a href='http://wardika.org/2010/07/16/15/44/puisi-cinta/puisi-rindu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: puisi rindu'>puisi rindu</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wardika.org/2008/06/03/14/03/rahasia-fikiran/ego-dalam-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

